Friday, 29 April 2016

Usaha Kecil dan Menengah

1. Definisi Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat. (Wikipedia)

Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008: UMKM memiliki kriteria sebagai berikut :
1. Usaha Mikro, yaitu usaha produktif milik`orang perorangan atau badan usaha milik perorangan yang memenuhi kriteria yakni :
  • Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha
  • Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 3000.000.000 (tiga ratus juta rupiah)

2. Usaha Kecil, yaitu usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria yakni :
  • Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau
  • Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah).
3. Usaha Menengah, yaitu usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha kecil atau usaha besar yang memenuhi kriteria :
  • Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp500.000.000,00 (lima ratus juta`rupiah) sampai dengan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau
  • Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluh milyar rupiah).
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS)Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan definisi UMKM berdasarkan kuantitas tenaga kerja. Usaha kecil merupakan usaha yang memiliki jumlah tenaga kerja 5 orang samapai dengan 19 orang, sedangkan usaha menengah merupakan usaha yang memiliki jumlah tenaga kerja 20 orang sampai dengan 99 orang.

Menurut Kementrian KeuanganBerdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 316/KMK 016/1994 tanggal 27 Juni 1994 bahwa Usaha Kecil sebagai perorangan/badan usaha yang telah melakukan kegiatan /usaha yang mempunyai penjualan/omset per tahun setinggi-tingginya Rp. 600.000.000 atau asset (aktiva ) setinggi-tingginya Rp.600.000.000 (diluar tanah dan bangunan yang ditempati ). Contohnya Firma, CV, PT, dan Koperasi yakni dalam bentuk badan usaha. Sedangkan contoh dalam bentuk perorangan antara lain pengrajin industri rumah tangga, peternak, nelayan, pedagang barang dan jasa dan yang lainnya.
 


Dari berbagai pendapat diatas, pengertian UMKM dilihat dari berbagai aspek, baik dari segi kekayaan yang dimiliki pelaku, jumlah tenaga kerja yang dimiliki atau dari segi penjualan/omset pelaku UMKM. (Anonymous)

2. Perkembangan UKM di Indonesia


(Sumber Badan Pusat Statistik)
JAKARTA - Deputi Bidang Pengkajian Sumber Daya Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah (UKM), I Wayan Dipta, mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi melebihi 6 persen ikut mendorong ekspansi usaha kecil dan menengah di kawasan ASEAN. "Kebijakan makro dan kondisi yang kondusif di ASEAN telah meningkatkan peluang investasi dari luar kawasan," ujarnya kemarin.
Menurut dia, perekonomian nasional yang terus tumbuh membuat produk domestik bruto (PDB) menjadi yang terbesar di ASEAN dan 16 besar dunia. Rasio utang terhadap PDB Indonesia juga cukup rendah dibanding negara-negara ASEAN lainnya, yaitu 24 persen pada tahun yang sama.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada tahun lalu terdapat 55,2 juta usaha kecil-menengah. Seluruh usaha tersebut memberikan kontribusi dalam PDB sebesar 57,9 persen dan kontribusi penyerapan tenaga kerja 97,2 persen. "Sedangkan di kawasan ASEAN, lebih dari 96 persen perusahaan di ASEAN adalah UKM dan kontribusi terhadap PDB sebesar 30-50 persen," ucapnya.
Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Euis Saedah, menyatakan jumlah penduduk Indonesia terbesar di ASEAN akan menjadi sasaran pemasaran berbagai barang, jasa, dan investasi. Tapi UKM masih lemah dalam akses terhadap modal kerja atau kredit usaha, hak kekayaan intelektual, deregulasi, fasilitas ekspor, manajemen usaha dan administrasi, serta kontinuitas pasokan bahan baku.
UKM di Indonesia bisa dikembangkan, menurut dia, dengan menggenjot pengembangan cluster UKM melalui keterlibatan stakeholder serta melakukan temu usaha bisnis dalam rantai nilai cluster UKM. Selain itu, pelatihan-pelatihan kewirausahaan harus dilakukan. "Dan harus melakukan restrukturisasi mesin peralatan UKM," kata Euis. (Tempo)
3. Kontribusi UKM dalam pertumbuhan Ekonomi
Pada tahun 2014, Abdul Kadir Damanik selaku Staf Ahli Menteri KUKM bidang Penerapan Nilai Dasar Koperasi menyebutkan terdapat sekitar 57,9 juta pelaku UMKM di Indonesia. Di 2016 diperkirakan jumlah pelaku UMKM terus bertambah. Selama ini UMKM telah memberikan kontribusi pada PBD 58,92% dan penyerapan tenaga kerja 97,30%.

Pada 2016 ini, Presiden Jokowi menyatakan UMKM yang memiliki daya tahan tinggi akan mampu untuk menopang perekonomian negara, bahkan saat terjadi krisis global.

UMKM telah menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia dan ASEAN. Sekitar 88,8-99,9% bentuk usaha di ASEAN adalah UMKM dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 51,7-97,2%. Oleh karena itu, kerjasama untuk pengembangan dan ketahanan UMKM perlu diutamakan.

Perkembangan potensi UMKM di Indonesia tidak terlepas dari dukungan perbankan dalam penyaluran kredit kepada pelaku UMKM. Menurut data Bank BI, setiap tahunnya kredit kepada UMKM mengalami pertumbuhan.

Selain bank, banyak perusahaan BUMN dan swasta yang ikut serta untuk membantu peningkatan UMKM di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah PT. Telkom Indonesia dan PT. Pegadaian yang memberikan bantuan berupa permodalan dan akses pasar.

Menyadari pentingnya kontribusi UMKM dalam meningkatkan perekonomian yang positif di Indonesia, 3 BUMN telah bersinergi untuk mendorong peningkatan UMKM di Indonesia.

PT. Permodalan Nasional Madani bersama dengan PT. Asuransi Jiwasraya dan Jamkrindo berkomitmen untuk mendukung aktivitas para pelaku UMKM Indonesia. Sinergitas ini bermanfaat untuk mengembangkan serta memberdayakan sektor UMKM dan perempuan di Indonesia. Lebih lanjut bisa turut andil dalam menekan angka kemiskinan.

MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) sudah diberlakukan sejak awal tahun 2016 ini. Hal ini tentu saja menuntut para pelaku UMKM agar bisa bersaing dengan para pengusaha dari negara ASEAN lainnya. Oleh karena itu dukungan penuh dari pemerintah, pelaku usaha besar dan masyarakat sangat diperlukan untuk mendongkrak pertumbuhan UMKM supaya tidak sampai ada atau banyak yang tumbang.

(Sumber : Dikutip dari beberapa sumber )

Daftar Pustaka

Info dan Pengertian. 2015. Pengertian UMKM Menurut Para Ahli. http://infodanpengertian.blogspot.co.id/2015/04/pengertian-umkm-menurut-para-ahli.html. 29 April 2016

Kemenkeu. 2015. Peran Penting UKM Droong Perekonomian Indonesia. http://www.kemenkeu.go.id/Berita/peran-penting-ukm-dorong-perekonomian-indonesia. 29 April 2016

Kemenperin. Tidak Diketahui. Pertumbuhan Ekonomi Dorong Ekspansi UKM. http://www.kemenperin.go.id/artikel/5774/Pertumbuhan-Ekonomi-Dorong-Ekspansi-UKM. 29 April 2016

Lisu Bisnis. 2016. Perkembangan Jumlah UKMK di Indonesia. http://www.lisubisnis.com/2016/02/perkembangan-jumlah-umkm-di-indonesia.html. 29 April 2016

Wikipedia. Tidak Diketahui. Usaha Kecil dan Menengah. https://id.wikipedia.org/wiki/Usaha_Kecil_dan_Menengah. 29 April 2016


N.B : Untuk memenuhi tugas Perekonomian Indonesia.

Tuesday, 19 April 2016

Otonomi Daerah


1. Definisi Otonomi Daerah

  • (Secara Etimologi) : Berasal dari bahasa Yunani yang berarti Auto dan Nomous. Auto berarti sendiri dan nomous berarti hukum atau peraturan. Jadi, pengertian Otonomi Daerah adalah aturan yang mengatur daerahnya sendiri.

  • (UU No. 32 Tahun 2004) : Hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonomi untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

  • (Kamus hukum dan Glosarium Otonomi Daerah) : Kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi mesyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
2. Undang-Undang yang mendukung adanya Otonomi Daerah

  • Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 18 ayat 1-7, Pasal 18-A ayat 1 dan 2, Pasal 18B ayat 1 dan 2.
  • Ketetapan MPR RI Nomor XV/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah, Pengaturan, Pembagian, dan Pemanfaatan Sumber Daya Nasional yang Berkeadilan, serta perimbangan keuangan Pusat dan Daerah dalam kerangka NKRI.
  • Ketetapan MPR RI Nomor IV/MPR/2000 tentang Rekomendasi Kebijakan dalam Penyelenggaran Otonomi Daerah.
  • UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Revisi UU No. 32 Tahun 2004).  
  • UU No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah.
  • UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
3. Dampak Positif Otonomi Daerah

   Dengan diadakannya desentralisasi akan memperkuat ikatan sosial budaya pada suatu daerah. Karena dengan diterapkannya desentralisasi ini pemerintahan daerah akan dengan mudah untuk mengembangkan kebudayaan yang dimiliki oleh daerah tersebut.
Bahkan kebudayaan tersebut dapat dikembangkan dan diperkenalkan kepada daerah lain. Yang nantinya bisa dijadikan simbol daerah tersebut.

Bahkan kebudayaan tersebut dapat dikembangkan dan diperkenalkan kepada daerah lain. Yang nantinya bisa dijadikan simbol daerah tersebut.
  • Setiap daerah bisa memaksimalkan potensi masing-masing.
  • Pembangunan untuk daerah yang punya pendapatan tinggi dan lebih cepat berkembang.
  • Daerah punya kewenangan untuk mengatur dan memberikan kebijakan tertentu.
  • Adanya desentralisasi kekuasaan.
  • Daerah yang lebih tahu apa yang lebih dibutuhkan daerah itu, maka diharapkan dengan otonomi daerah menjadi lebih maju.
  • Pemerintah daerah akan lebih mudah mengelola sumber daya alam yang dimilikinya, jika SDA yang dimiliki daerah telah dikelola secara optimal maka PAD dan pendapatan masyarakat akan meningkat.
  • Dengan diterapkannya sistem otonomi daerah, biaya birokrasi menjadi lebih efisien.
  • Pemerintah daerah akan lebih mudah untuk mengembangkan kebudayaan yang dimiliki oleh daerah tersebut.
4. Dampak Negatif Otonomi Daerah


   Dapat menimbulkan kompetisi yang tidak sehat antar daerah karena setiap ingin menonjolkan kebudayaan masing-masing dan merasa bahwa kebudayaannya paling baik.

  • Daerah yang miskin akan sedikit lambat berkembang.
  • Tidak adanya koordinasi dengan daerah tingkat satu karena merasa yang punya otonomi adalah daerah Kabupatem/Kota.
  • Kadang-kadang terjadi kesenjangan sosial karena kewenangan yang diberikan pemerintah pusat kadang-kadang bukan pada tempatnya.
  • Karena merasa melaksanakan kegiatannya sendiri sehingga para pimpinan sering lupa tanggung jawabnya.
5. Referensi



Thursday, 17 March 2016

Perekonomian Indonesia Saat Ini

Perekonomian Indonesia saat ini, pada tahun 2016 ini akan diperkirakan meningkat setelah sempat dikabarkan memburuk karena kurs mata uang Indonesia sempat melemah terhadap dolar. Hal itu dibuktikan dengan menguatnya rupiah terhadap dolar dengan kurs jual sebesar Rp. 13.260,00 dan kurs beli Rp. 12.960,00 per tanggal 17 Maret 2016. (BCA, 2016) Padahal sebelumnya, pada awal bulan Maret (01/03/16) kurs rupiah terhadap dolar dibuka dengan Rp. 13.355,00 untuk kurs jual dan Rp. 13.335,00 untuk kurs beli. (BCA, 2016)
10 paket kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan paket kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dikabarkan juga membantu menguatkan perekonomian Indonesia yang semakin membaik. (Jokowi, 2016) Paket-paket kebijakan yang dikeluarkan oleh ketiga lembaga tersebut terbukti direspon oleh para investor dengan positif. Kepala BKPM Franky Sibarani menuturkan, total komitmen investasi pada Februari 2016 tercatat senilai Rp 355 triliun, sedangkan pada Februari 2015, total komitmen investasi tercatat sebesar Rp 133 triliun. (Kompas, 2016)  Komitmen investasi di industri subtitusi import dinilai memiliki kenaikan tertinggi sebesar 6.025 persen daripada industri padat karya, industri hilirisasi sumber daya mineral, industri berorientasi ekspor, sektor prioritas pertanian. Sedangkan, industri pariwisata dan kawasan serta sektor prioritas infrastruktur menurun.
Sedangkan kabar baik juga berasal dari penurunan BI Rate menjadi 6,75 persen. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan kembali tingkat suku bunga acuan atau BI rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,75%. (Tirta, 2016)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga dibuka dengan penguatan pada tanggal 17 Maret 2016. Indeks naik sebesar 11 poin atau naik 0,24 persen ke level 4.861 setelah bergerak di antara 4.837-4.861. Sebanyak 187 saham naik, 101 saham turun, 101 saham tidak bergerak, dan 165 saham tidak ditransaksikan. (Kompas, 2016)

Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa perekonomian Indonesia saat ini dan mungkin untuk tahun 2016 ini diperkirakan akan membaik.

Daftar Pustaka :
Seputar Forex, 2016, Grafik USD – IDR 7 hari Terakhir, http://www.seputarforex.com/data/kurs_dollar_rupiah/grafik.php
Seputar Forex, 2016, Kurs Dollar dan Valuta Asing, http://www.seputarforex.com/data/kurs_dollar_rupiah

Suryowati, Estu. 2016. Paket Kebijakan Pemerintah Direspons Investor, Komitmen Investasi Meningkat. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/03/16/164750126/Paket.Kebijakan.Pemerintah.Direspons.Investor.Komitmen.Investasi.Meningkat

Sunday, 3 January 2016

Kualifikasi dan Kebutuhan Sekretaris dalam Bisnis


1. Pentingnya sekretaris dalam bisnis :

Sekretaris dan kantor merupakan satu kesatuan yang utuh dan bahkan sekretaris adalah kunci kedua setelah manajer atau pimpinan. Segala urusan perkantoran mulai dari surat-menyurat sampai masalah keputusan pimpinan sangat mempunyai pengaruh terhadap sekretaris. Segala penyelesaian urusan dan proses administrasi perkantoran terletak pada kepintaran sekretaris.Pada dasarnya agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik, sekretaris harus mengetahui benar beberapahal berikut :
·         Tugas sekretaris sebagai pembantu manajer atau pimpinan.
·         Tugas sekretaris sebagai manajer atau pimpinan bawahannya.
·         Hal-hal yang bersifat umum dan punya hubungan dengan manajer.
·         Mengetahui tentang tujuan organisasi.
           Berdasarkan jabatan seorang sekretaris, maka seorang sekretaris harus mampu melaksanakan tugasnya sebagai sekretaris dan mampu mengembangkan kemampuan kepribadian diri sebagai seorang sekretaris, maka seorang sekretaris harus dapat memenuhi keterampilan dasar mengenai:
·         Surat-menyurat (korespondensi)
·         Mengetik stenografi  
·         Pembukuan
·         Penggunaan peralatan kantor
·         Pengarsipan
·         Human relations

Sedangkan untuk dapat meningkatkan kemampuan pribadi dan kepercayaan diri, maka seorang sekretaris harus:
·         Pandai menyesuaikan diri, yakni kemampuan menempatkan diri pada situasi tertentu.
·         Memahami segala tugas yang menjadi kewajibannya sehingga dapat menghindari kesalahan
·         .Mau bertanya terhadap segala sesuatu yang kurang jelas.
·         Mampu menyesuaikan kondisi atau mampu beradaptasi.
·         Bijaksana terhadap permasalahan yang diahadapi bawahan.
·         Teliti dan tekun dalam penyelesaian tugas dan kewajiban.
·         Inisiatif dan kreatif.

2. Kualifikasi Sekretaris :

Sebagai pembantu pimpinan, seorang sekretaris harus memiliki syarat-syarat tertentu agar seorang sekretaris dapat melaksanakan perkerjaan sebaik-baiknya. Adapun syarat-syarat yang harus dimiliki untuk menjadi sekretaris adalah:
1. Syarat Kepribadian
Tidak banyak orang mempunyai bakat untuk menjadi sekretaris yang baik, namun demikian bakat saja tidak cukup bilamana kita tidak tahu kepribadian yang bagaimana harus kita punyai untuk menjadi seorang sekretaris yang baik itu.
Adapun kepribadian yang dikehendaki itu adalah sebagai berikut:
a. Harus bersikap mawas diri
b. Bersikap ramah
c. Sabar
d. Simpatik
e. Penampilan diri yang baik
f. Pandai bergaul
g. Dapat dipercaya serta memegang teguh rahasia
h. Dapat bijaksana terhadap orang lain
i. Memiliki ingatan yang baik
j. Mempunyai perhatian atas pekerjaannya, dan lain-lain
2. Syarat pengetahuan
Syarat pengetahuan ini dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu:
a. Syarat pengetahuan umum
Seorang sekretaris harus memiliki pengetahuankemasyarakatan dan kebudayaan yang dapat mengangkat nama dari perusahaan. Misalnya:
1. Menguasai dan memahami Bahasa Indonesia dengan baik dan benar serta menguasai beberapa bahasa asing secara lisan maupun tertulis, serta memiliki pengetahuan ekstra.
2. Pengetahuan tentang misi, fungsi, tugas-tugas, serta struktur organisasi, serta susunan personil.
3. Pengetahuan tentang korespondensi dan tata kearsipan.
b. Syarat pengetahuan khusus
Pengetahuan khusus ini, maksudnya adalah sekretaris mengetahui atau mengerti hal-hal mengenai dimana sekretaris itu bekerja. Apabila sekretaris itu bekerja pada perusahaan yang bergerak pada bidangusaha perkapalan, maka ia harus mampu menguasai ilmu perkapalan, begitu pula bila perusahaan itu bidang usahanya penyewaan apartemen, maka sekretaris itu harus menguasai ilmu keapartemenan, dan sebagainya.
3. Syarat keahlian
Setiap sekretaris diharuskan memiliki keterampilan untuk menunjang pekerjaannya, keterampilan itu meliputi:
a. Mampu menyusun laporan
b. Mampu berkorespondensi
c. Mampu menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Asing lainnya
d. Teknik tata penyimpanan arsip
e. Teknik berkomunikasi dengan telepon
f. Menulis cepat dengan steno
g. Teknik mengetik surat
4. Syarat praktik
Sebelum seorang diangkat sebagai sekretaris, orang tersebut harus cukup mempunyai pengalaman dalam berbagai pekerjaan tata usaha kantor, maka dengan demikian orang itu harus mencoba menangani pekerjaan yang tanggung jawabnya belum begitu luas, misalnya: sebagai resepsionis, operator, korespondensi dan lain-lain.
(Waworuntu, 1995: 59-61)

Manajemen Kantor dan Informasi


  • Tata Kerja : Suatu cara yang ditempuh agar suatu pekerjaan terlaksana dengan baik dengan sekat-sekat bagian sebagai pemisah antar-bagian.
  • Prosedur Kerja : Tahapan dalam tata kerja tentang bagaimana mengelola dengan baik sebuah pekerjaan yang mengandung pengertian tentang apa, bagaimana, dan kapan pekerjaan tersebut diselesaikan.
  • Pedoman Kerja : Sebuah panduan yang bersifat fleksibel, tidak mengikat, dan mengatur pun membimbing kebebasan berinovasi tentang edukasi, pengetahuan seputar kerja, bisa juga alternatif penyelesaian masalah yang sering terjadi. 

  • Cara menyusun buku pedoman kerja:

1. Tentukan untuk apa rencana kerja itu Anda susun. Ada beragam alasan kita menyusun rencana kerja. Tentukan tujuan itu sedari awal agar Anda bisa mempersiapkan proyek dengan baik. Ingat, sebagian besar rencana kerja berlaku untuk jangka waktu tertentu, misalnya 6 bulan atau 1 tahun.

2. Tulis pendahuluan dan latar belakang. Untuk rencana kerja profesional, Anda harus menulis pendahuluan dan latar belakang. Atasan atau manajer Anda akan memperoleh informasi yang mereka butuhkan untuk memahami rencana kerja itu. Sebaliknya, dalam rencana kerja akademik biasanya tidak perlu ada pendahuluan dan latar belakang.

3. Tentukan tujuan dan target. Tujuan dan target adalah dua hal yang saling terkait. Dalam rencana kerja, keduanya sama-sama mengarah ke pencapaian hasil. Bedanya, tujuan bersifat umum, sedangkan target lebih spesifik.

4. Susun rencana kerja dengan target-target yang "SMART". SMART adalah akronim yang biasa digunakan untuk mencari hasil yang lebih nyata dan bisa dikerjakan dalam rencana kerja.
  • Specific berarti terperinci. Apa tepatnya yang akan kita lakukan untuk siapa? Uraikan populasi yang akan Anda layani dan semua tindakan spesifik yang akan Anda gunakan untuk membantu mereka.
  • Measurable berarti terukur. Apakah target itu kuantitatif dan bisa diukur? Bisakah Anda menghitung hasilnya? Apakah Anda menyusun rencana kerja itu sehingga "tingkat kesehatan di Afrika Selatan meningkat pada tahun 2012"? Atau, apakah Anda menyusunnya agar "jumlah kasus infeksi HIV/AIDS pada bayi yang baru lahir di Afrika Selatan turun sebanyak 20% pada tahun 2020"?
    • Ingat, angka dasar perlu ditentukan untuk menghitung perubahan. Kalau Anda tidak tahu berapa banyak bayi yang baru lahir di Afrika Selatan yang terjangkiti HIV/AIDS, bagaimana Anda bisa memastikan bahwa jumlah kasus berkurang 20%?
  • Achievable berarti bisa dicapai. Bisakah Anda menyelesaikannya dalam waktu yang telah ditetapkan dengan sumber daya yang Anda miliki? Mengingat segala keterbatasan yang ada, target Anda harus realistis. Meningkatkan penjualan hingga 500% masuk akal kalau perusahaan Anda tergolong kecil. Meningkatkan penjualan hingga 500% adalah target yang nyaris mustahil tercapai oleh perusahaan yang telah mendominasi pasar.
    • Di situasi tertentu, Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan seorang pakar untuk memastikan target-target dalam rencana kerja Anda memang bisa dicapai.
  • Relevant adalah terkait kepentingan. Akankah target itu berdampak pada tujuan atau strategi yang Anda inginkan? Walau penting bagi kesehatan umumnya, benarkah pengukuran tinggi badan dan berat badan siswa SMA bisa langsung mengarah ke perubahan prosedur kesehatan mental? Pastikan target dan metode kerja Anda memiliki keterkaitan yang jelas dan intuitif.
  • Time bound adalah terikat waktu. Kapan target itu tercapai, dan/atau kapan Anda tahu Anda telah menyelesaikannya? Tentukan tanggal berakhirnya proyek. Sebutkan pula, kalau ada, hasil akhir seperti apa yang bisa menyebabkan proyek Anda berakhir lebih dini, dengan semua hasil tercapai.
5. Cantumkan sumber daya yang Anda miliki. Dalam daftar ini tulis semua yang Anda butuhkan untuk mencapai tujuan dan target. Sumber daya beragam bentuknya, tergantung untuk apa rencana kerja itu Anda buat.

6. Kenali batasan yang ada. Batasan adalah hambatan yang bisa jadi menghalangi upaya Anda mencapai tujuan dan target. Misalnya, ketika mengerjakan tugas penelitian di sekolah atau kampus, jadwal Anda ternyata terlalu padat sehingga Anda tidak bisa meneliti dan menulis dengan baik. Karena itu, batasan Anda adalah jadwal yang padat. Coba hilangkan komitmen lain sepanjang semester itu agar Anda bisa menyelesaikan rencana kerja secara efektif.

7. Siapa yang bertanggung jawab? Pertanggungjawaban adalah elemen penting rencana yang baik. Siapa yang bertanggung jawab atas penyelesaian tiap tugas? Walau ada tim yang mengerjakan sebuah tugas, satu orang harus bertanggung jawab memastikan tugas itu selesai tepat waktu.

8. Tulis strategi. Amati rencana kerja Anda, kemudian putuskan bagaimana Anda menggunakan sumber daya sembari mengatasi batasan untuk mencapai tujuan dan target.
  • Manfaat ditetapkannya tata kerja, prosedur kerja, dan buku pedoman kerja.
1. Lebih terkoordinir dengan baik.

2. Efektif dan efisien.

3. Agar bekerja lebih profesional sehingga segala tujuan menjadi cepat terkabulkan.

Wednesday, 28 October 2015

Bisnis Busana Muslim

BAB I
PENDAHULUAN
1.1      Latar Belakang
Di era globalisasi sekarang ini , semakin banyak masyarakat menggunakan busana muslim. Tidak hanya dipakai pada saat momen hari raya atau pengajian, tetapi juga telah menjadi busana sehari-hari. Keadaan ini ternyata ditangkap oleh produsen busana muslim untuk terus melakukan inovasi, baik dari bahan maupun modelnya. Bisnis busana muslim pun ikut berkembang pesat dan mempunyai peluang yang sangat menjanjikan. Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Busana muslim sebagai pakaian yang identik dengan umat muslim, kini sudah menjadi busana umum bagi masyarakat Indonesia. Busana muslim merupakan salah satu kebutuhan sandang manusia. Tidak hanya sebagai kebutuhan dasar manusia, berbelanja busana pun sudah menjadi gaya hidup, bahkan hobi seseorang. Pakaian juga dapat menunjukkna status social, golongan, etnis bahkan sifat seseorang. Begitu juga dengan busana yang menunjukkan identitas kepercayaan seseorang seperti busana muslim.
1.2      Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam pembahasan makalah ini adalah :
·         Apa itu bisnis ?
·         Apa saja yang dipersiapkan sebelum berbisnis busana muslim ?
·         Apa saja Tips dalam Memulai Bisnis ?
·         Apa saja Strategi penjualan busana muslim ?
·         Apa saja Kiat – kiat Sukses Usaha Baju Muslim ?
1.3      Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan dalam penulisan makalah ini adalah :
·         Untuk memenuhi dan melengkapi tugas pengantar bisnis yang bermuatan softskill
·         Untuk memberikan informasi kepada mahasiswa mengenai materi pengantar bisnis
1.4       Manfaat Penulisan
·         Manfaat penulisan dalam penulisan makalah ini adalah :
·         Agar mahasiswa mengenal dan memahami dunia bisnis
·         Agar menambah wawasan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai bisnis

BAB II
TEORI

2.1      APA ITU BISNIS ?
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan
2.2    Apa saja yang dipersiapkan sebelum berbisnis busana muslim ?
1.       Modal
Sebelum memulai usaha, satu hal penting yang dibutuhkan adalah modal. Banyak orang yang menganggap bisnis busana muslim memerlukan modal yang besar untuk memulainya. Sebenarnya, besar atau kecilnya modal tergantung dari jenis usaha yang akan di jalankan.
Cara mendapatkan modal yang akan digunakan:
·         Tabungan Pribadi
Dalam memulai usaha, harus berani mengambil kesempatan sekecil mungkin. Memang sulit mendapatkan modal yang besar dalam waktu yang singkat. Sebelum mencari modal ke luar, ada baiknya jika menggunakan tabungan pribadi apabila memiliki dan mencukupi. Tidak ada salahnya jika menggunakan uang tabungan sebagai modal awal apabila mencukupi.
Ada kelebihan dan kekurangan bila menggunakan tabungan pribadi sebagai modal awal. Kelebihan yang akan didapat sebagai pemodal tunggal, antara lain dapat mengelola usaha secara maksimal seorang diri. Disamping itu, keputusan-keputusan yang diambil akan menjadi tanggung jawab pribadi tanpa menimbulkan pertentangan dan laba yang akan didapat menjadi milik sepenuhnya tanpa perlu dibagi dengan orang lain. Kekurangan saat menjadi pemodal tunggal ialah saat terjadi masalah bisnis, harus menyelesaikanya seseorang diri. Begitu juga beban kerugian yang harus ditanggung. Dalam hal modal, jika tidak berhati-hati dalam pengelolaannya, akan mengalami kerugian besar saat bisnis jatuh.

·         Patungan dengan Teman
Membuka usaha dengan rekan sama dengan membagi modal, tanggung jawab, dan risiko. Dengan modal awal yang ditanggung bersama maka beban akan ditanggung bersama pula. Risiko yang diterima juga lebih sedikit karena dengan bekerja sama dapat memecahkan permasalahan yang muncul bersama-sama. Karena semuanya ditanggung bersama, dari awal perlu menekankan kepercayaan dan kejujuran agar ke depannya tidak terjadi kesalah pahaman yang berakibat hancurnya usaha.
Berbisnis bersama teman memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya adalah keputusan maupun permasalahan yang timbul dapat diselesaikan secara bersama. Akan tetapi, pada saat terjadi pertentangan pendapat apalagi apabila masing-masing berpendirian kuat atau keras kepala, akan susah mencari solusi permasalahan dan pemecahannya. Kelebihan dari system rekanan ini adalah saat keputusan maupun permasalahan yang timbul dapat diselesaikan secara bersama.
·         Menjual atau Gadai Barang
Solusi lain untuk mencari modal adalah dengan menjual atau menggadai barang-barang yang dimiliki. Barang-barang yang dapat digadai atau dijual itu biasanya merupakan barang berharga, seperti emas, mobil, atau rumah.
Menggadai atau menjual barang memang memiliki keuntungan, salah satunya akan mendapatkan modal yang dibutuhkan dengan cepat. Gadai juga memiliki kelemahan yaitu jumlah dana yang didapatkan terbatas dengan waktu peminjaman yang cukup singkat. Sedangkan kelemahan menjual barang adalah kegunaan barang tersebut yang suatu waktu bisa dipakai lagi
2.3      Tips Memulai Bisnis Pakaian Dengan Modal Kecil
Bisnis pakaian adalah salah satu dari tiga bisnis yang tidak akan pernah surut karena merupakan kebutuhan pokok manusia yaitu sandang (pakaian), pangan (makanan), dan papan (properti). Peluang pasar dari bisnis pakaian masih sangat luas dan potensial untuk dimaksimalkan. Tingginya persaingan di bisnis pakaian dan masalah modal sering menjadi kendala bagi seseorang dengan modal minim untuk memulai bisnis pakaian.
Sudah menjadi hukum alam bahwa sesuatu yang menarik dan potensial akan banyak orang yang terjun didalamnya, seperti halnya bisnis pakaian ini. Salah satu cara memenangkan pesaingan adalah dengan membangun brand / merek produk yang kuat. Dalam kenyataannya, membangun merek ini membutuhkan proses yang panjang dan modal yang besar. Hal ini tentu tidak cocok bagi pemula dengan modal uang yang minim. Akhirnya banyak pemula dengan modal minim yang akhirnya bangkrut dan menutup usahanya karena tidak bisa bersaing atau karena kehabisan modal di tengah jalan.
Langkah – langkah  Memulai Bisnis Pakaian Dengan Modal Kecil
Berikut ini adalah langkah-langkah saya memulai bisnis pakaian, akan saya jelaskan secara detail tiap tahapannya agar anda mudah memahami dan mempraktikannya.
·         Mulailah Dengan Menjadi Reseller atau Dropshipper Pakaian
Dengan keterbatasan modal yang kita miliki, tidak perlu kita memaksakan untuk produksi sendiri atau membeli banyak stok pakaian. Sebagai pemula, yang perlu anda lakukan adalah belajar sampai mahir di pemasaran pakaian.  Jadi masalah produksi dan urusan stok produk dalam tahap ini anda lupakan dulu. Fokuslah kepada keahlian anda untuk memasarkan produk.
2.4    STRATEGI PENJUALAN BUSANA MUSLIM
Dewasa ini sudah semakin banyak produsen atau penghasil busana muslim, Baik skala pabrik maupun skala perumahan. Hal ini menyebabkan adanya persaingan yang ketat antar produsen dalam mengambil hati konsumen busana muslim yang ada.
Untuk mengantisipasi persaingan dalam hal perkembangan busana muslim dipasaran, produsen selalu menawarkan perkembangan mode busana muslim yang berupa ide inovatif dalam hal tersebut. Selain menawarkan model-model yang selalu baru, Produsen juga menawarkan pelayanan yang dipandang akan bisa menarik calon pembeli berbelanja produk yang dijualanya.
Dalam hal ini produsen selalu melakukan pengembangan-pengembanga ide dalam strategi dan cara pemasarannya. Hal ini dilkaukan untuk memberikan kemudahan kepada pembeli dalam memperoleh produk dan pelayanan yang diperlukan.
Pada waktu-waktu dulu, Mungkin penjualan produk busana muslim cenderung diarahkan saluran distribusi berupa toko-toko fashion maupun toko-toko yang khusus menjualan produk baju muslim. Jadi untuk mendapatkan produk yang diinginkan, Seorang pembeli harus datang ketoko untuk memilih dan kemudan membayar produk yang dibelinya.
Namun untuk beberapa waktu yang lalu, Sudah terjadi perkembangan pemikiran dari produsen dalam memasarkan produknya, Selain melalui saluran distribusi toko, Juga melakukan pendistribusian produk melalui keagenan  penjualan busana muslim, Masuk keperusahaan MLM dan via online.
Melalui keagenan busana muslim
Untuk saluran distribusi keagenan busana muslim memang agak berbeda jika dibandingkan dengan saluran distribusi toko. Hal ini bisa dilihat berdasarkan beberapa cara dari sistem keagenan dalam menjual. Selain itu, Biasanya seorang agen mengoperasikan penjualannya dari rumah, Baik dalam menyimpan barang maupun dalam melayani pembeli.
Melalui perusahaan MLM
MLM yang merupaka singkatan dari Multy Level Marketing, Saluran distribusi ini memberikan suatu cara yang sangat berbeda dari saluran distribusi yang lain, Karena disini, Semua orang bisa menjual dan memperoleh penhasilan. Dan belanja dari member akan menjadi modal untuk malakukan usaha.
Menjual dengan cara online
Seiring berkembangnya tehnologi saat ini, Munculnya internet memberikan perubahan yang sangat besar bagi para produsen maupun saluran distribusinya, Sampai-sampai ada yang menawarkan usaha jualan busana muslim tanpa modal atau tanpa harus melakukan stok produk. Dalam usaha penjualan online ini sudah menjadi trend. Dengan kemampuan menggunakan internet, Seseorang bisa mendapatkan penghasilan walaupun tidak punya modal barang.
2.5      Kiat Sukses Usaha Baju Muslim dan Busana Muslimah
Untuk memulai usaha busana muslim ini, anda pertimbangkan terlebih dahulu beberapa hal di bawah ini agar usaha anda cepat berkembang:
Pangsa pasar
Anda harus mengetahui seberapa besar pangsa pasar busana muslim yang akan anda jalankan. Bila anda yakin busana muslim tersebut bisa menguasai pangsa pasar, maka inilah peluang terbaik bagi anda namun bila pangsa pasar kurang menguntungkan anda harus memikirkan lagi tentang rencara bisnis ini.
Konsumen
Peminat atau pemakai busana muslim bukan hanya dari kalangan remaja atau orang dewasa, namun anak kecil pun juga menyukai busana muslim. Usaha busana muslim yang akan anda kelola harus bisa menentukan siapa yang akan menjadi konsumen anda jangka panjangnya. Pilihlah peminat busana muslim yang paling banyak sehingga anda bisa memilih target penjualan anda.
Lokasi pemasaran
Sebelum anda membuka usaha baju muslim, anda bisa memilih lokasi yang akan menjadi outlet anda. Pilihlah lokasi yang sering dikunjungi orang, mudah dijangkau, dan strategis.
Lokasi ini bisa dekat pasar, tempat perbelanjaan umum, dan lokasi yang sering dilalui orang. Jika anda memilih rumah sebagai lokasi penjualan baju muslim tersebut, hal ini bisa-bisa saja asalkan rumah anda dekat dan mudah dilihat banyak orang. Jika rumah anda jauh dari jangkauan orang, promosi lainnya yang bisa menbantu penjualan anda.
Model busana muslim
Anda bisa memilih model busana muslim yang akan anda jual dengan desain yang berbeda dan tidak ada di toko baju lainnya. Kelebihan lainnya jika anda memiliki kemampuan mendesain baju, anda bisa membuat baju muslim dengan desain anda sendiri. Biasanya desain baju muslim yang unik banyak diminati orang.
Kalau model baju muslim sama dengan model baju muslim di toko lainnya, konsumen akan memilih toko lain dengan harga yang lebih murah.
Promosi
Anda memiliki usaha baju muslim tentu saja anda menginginkan banyak konsumen, Bagaimana anda mendapatkan banyak konsumen dengan cepat? Promosi adalah cara anda untuk mendapatkan konsumen agar mau membeli produk anda. Promosi ini bisa melalui pameran atau dengan pemberian diskon kepada konsumen.
Pemberian diskon ini merupakan promosi langsung kepada mereka agar mereka mau membeli produk anda. Selain promosi langsung anda juga bisa memanfaatkan internet untuk berpromosi.

BAB III
ANALISIS

3.1 Kesimpulan
Busana muslim merupakan kebutuhan sandang manusia. busana muslim dipakai oleh perempuan yang menggunakan jilbab. Berbisnis busana muslim iti harus diperhatikan modal, lokasi dan pemasaran, serta promosi dan pemasaran.
Bisnis merupakan keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan.
Modal merupakan syarat utama untuk berbisnis dan modal itu ada 3 macam, yaitu modal investasi awal, modal kerja, modal operasional. Lokasi dan tempat usaha juga penting, karena akan berpengaruh terhadap keuntungan yang diperoleh dan daya beli masyarakat. Pemasaran dan promosi yang baik mempengaruhi dan mendukung keberhasilan bisnis.
3.2 Saran
Makalah dengan judul “Bisnis Busana Muslim” masih  banyak kekurangan, kepada pembaca penulis mohon kritik dan saran . Tak ada gading yang tak retak, begitu juga dengan makalah ini yang jauh dari kesempurnaan. Maka dari itu, kritik dan saran sangat membantu penulis dalam mencapai tujuan yang lebih baik.

BAB IV
REFERENSI


1996. Diktat Pengantar Bisnis. Gunadarma : Jakarta. DH Basu Swastha DR. 1998. Pengantar Bisnis Modern. Liberty : Yogyakarta. Solihin Ismail. 2006 .Pengantar Bisnis. Prenada Media : Jakarta http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis

Monday, 5 October 2015

Pengertian Bisnis

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Perilaku remaja yang bersikap lebih condong ke arah hedonisme daripada menghasilkan sesuatu yang lebih berguna bagi diri sendiri. Para remaja yang lebih bersikap konsumtif daripada melihat peluang yang ada pada keterbukaan. Sikap acuh tak acuh dan kehendak untuk berimajinasi untuk melihat peluang yang ada. Sikap bekerja pada orang lain daripada bekerja untuk diri sendiri terlihat pada remaja masa kini.
B.        Rumusan Masalah
Untuk berbelok dari sikap konsumtif, sikap karyawanisme, hedonisme, dan sikap acuh tak acuh para remaja berpeluang untuk membuka bisnis. Berikut langkah awal untuk berbisnis :
1.      Apa pengertian dari bisnis?
2.      Apa sajakah jenis-jenis bisnis itu?
3.      Apa tujuan kebijakan bisnis?
4.      Apa sajakah kebijakan dari berbisnis?
5.      Mengapa perlu untuk belajar bisnis?
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Bisnis
Menurut William Spregal, bisnis adalah segala aktivitas yang berkaitan dengan produksi dan penjualan barang-barang ataupun jasa dapat diklasifikasikan dalam aktivitas-aktivitas bisnis.
Menurut Urwick dan hunt, bisnis adalah segala perusahaan yang membuat, mendistribusikan, ataupun menyediakan segala barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh anggota masyarakat lainnya serta bersedia dan mampu untuk membeli atau membayarnya.
Menurut Prof. Owen, bisnis adalah sebuah perusahaan yang berhubungan dengan produksi dan distribusi barang-barang untuk dijual ke pasaran ataupun memberikan harga pada setiap jasanya.
Jadi, kesimpulan menurut saya pribadi bahwa bisnis adalah segala aktivitas yang berhubungan dengan produksi sebagai penyediaan dan pendistribusian segala barang ataupun jasa yang ditawarkan ke pasaran kepada masyarakat untuk membeli atau membayar.



B.     Jenis-jenis Bisnis
1.      Bisnis Rumahan
Bisnis ini biasanya dikelola oleh satu orang atau satu kelompok yang dalam proses produksi dan manajemennya hanya dilakukan di rumah dan bukan gedung besar atau lokasi lainnya.
Contoh : Pengrajin batik atau Pengrajin keramik.
2.      Bisnis Online
Bisnis ini dikerjakan tanpa pertemuan langsung antara penjual dan pembeli. Kegiatan pemasarannya hanya dilakukan lewat media online dan tidak diperkenalkan langsung atau secara kasat mata.
3.      Bisnis Waralaba
Bisnis yang adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan.
C.     Tujuan Kebijakan Bisnis
Tujuan kebijakan bisnis dibagi menjadi empat, yaitu :
1.      Melindungi Usaha Kecil dan Menengah
Kebijakan bisnis dibuat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena mayoritas bisnis di negara kita ini di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna untuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah untuk usaha. Padahal justru usaha kecil ini yang perlu dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih besar dan mempunyai daya saing.
2.      Melindungi Lingkungan Hidup Sekitarnya
Melakukan bisnis atau usaha di negara kita ini memiliki aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut antara lain adalah bertujuan untuk tidak merusak atau memberi dampak negatif kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut. Tidak dibenarkan jika membuang limbah ke tempat yang di manfaatkan oleh penduduk sekitar, seperti sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan meminimalisasikan dampak negatif yang nantinya akan berimbas kepada penduduk dan lingkungan hidup sekitarnya.
3.      Melindungi Konsumen
Bisnis yang baik adalah usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja yang perlu dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan karena mengonsumsi barang atau jasa yang di produksi dari para pebisnis tersebut. Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayanannyapun harus prima. Jika konsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan untuk bekerja sama kembali.
4.      Pendapatan Pemerintah
Banyaknya bisnis yang beroperasi di negara kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi negara kita juga. Bisnis yang beroperasi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering kita sebut dengan Devisa. Semakin banyak untung atau laba yang diperoleh suatu usaha bisnis, semakin besar pula ia harus membayar pajak negara, demikian juga sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah di negara kita ini. Namun, sering terjadi penyelewengan terhadap uang yang seharusnya menjadi hak rakyat ini (korupsi).
ANALISIS
Sekarang, alasan apa yang membuat kita harus belajar berbisnis? Sebagai seorang remaja kiranya kita dapat belajar berbisnis. Seperti latar belakang yang telah disebutkan, kita tidak hanya bersikap konsumtif namun dapat menciptakan peluang. Sebagaimana kita berbalik arah dari konsumen menjadi seorang produsen. Sebagai kaum muda, kita dapat memikirkan prospek bisnis yang akan dijalani untuk jangka waktu yang masih tidak terlalu mepet. Berbagai keuntungan dari berbisnis juga sangat terlihat. Dimulai dari keuntungan yang didapat dari berbisnis, menambah pertumbuhan ekonomi dimana akan berdampak pada kurangnya pengangguran apabila lapangan pekerjaan sebanding dengan tenaga kerja yang tersedia. Hal tersebut dapat menstabilkan perekonomian baik tingkat mikro maupun makro.
Untuk memulai sebuah bisnis, kiranya kita mempelajari dasar-dasar berbisnis. Seperti yang dijelaskan sebelumnya dalam teori yang sudah dijelaskan. Dimulai dari definisi dari bisnis itu sendiri, jenis bisnis apakah yang kiranya cocok dengan keadaan dan kemampuan kita, prospek dari jenis bisnis yang akan kita ambil. Selain itu, aspek-aspek dari kebijakan bisnis dapat menjadi acuan bagi para pebisnis agar tetap disiplin dan menjalankan kaedah yang ada.
Akhir kata, sekiranya sebagai kaum muda harus membuka peluang dan kreativitas selama waktu berkarir kita masih panjang. Dapat dimulai dari bisnis yang tidak terlalu besar. Ubah paradigma dari sikap konsumtif menjadi seorang produsen.
REFERENSI