Wednesday, 28 October 2015

Bisnis Busana Muslim

BAB I
PENDAHULUAN
1.1      Latar Belakang
Di era globalisasi sekarang ini , semakin banyak masyarakat menggunakan busana muslim. Tidak hanya dipakai pada saat momen hari raya atau pengajian, tetapi juga telah menjadi busana sehari-hari. Keadaan ini ternyata ditangkap oleh produsen busana muslim untuk terus melakukan inovasi, baik dari bahan maupun modelnya. Bisnis busana muslim pun ikut berkembang pesat dan mempunyai peluang yang sangat menjanjikan. Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Busana muslim sebagai pakaian yang identik dengan umat muslim, kini sudah menjadi busana umum bagi masyarakat Indonesia. Busana muslim merupakan salah satu kebutuhan sandang manusia. Tidak hanya sebagai kebutuhan dasar manusia, berbelanja busana pun sudah menjadi gaya hidup, bahkan hobi seseorang. Pakaian juga dapat menunjukkna status social, golongan, etnis bahkan sifat seseorang. Begitu juga dengan busana yang menunjukkan identitas kepercayaan seseorang seperti busana muslim.
1.2      Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam pembahasan makalah ini adalah :
·         Apa itu bisnis ?
·         Apa saja yang dipersiapkan sebelum berbisnis busana muslim ?
·         Apa saja Tips dalam Memulai Bisnis ?
·         Apa saja Strategi penjualan busana muslim ?
·         Apa saja Kiat – kiat Sukses Usaha Baju Muslim ?
1.3      Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan dalam penulisan makalah ini adalah :
·         Untuk memenuhi dan melengkapi tugas pengantar bisnis yang bermuatan softskill
·         Untuk memberikan informasi kepada mahasiswa mengenai materi pengantar bisnis
1.4       Manfaat Penulisan
·         Manfaat penulisan dalam penulisan makalah ini adalah :
·         Agar mahasiswa mengenal dan memahami dunia bisnis
·         Agar menambah wawasan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai bisnis

BAB II
TEORI

2.1      APA ITU BISNIS ?
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan
2.2    Apa saja yang dipersiapkan sebelum berbisnis busana muslim ?
1.       Modal
Sebelum memulai usaha, satu hal penting yang dibutuhkan adalah modal. Banyak orang yang menganggap bisnis busana muslim memerlukan modal yang besar untuk memulainya. Sebenarnya, besar atau kecilnya modal tergantung dari jenis usaha yang akan di jalankan.
Cara mendapatkan modal yang akan digunakan:
·         Tabungan Pribadi
Dalam memulai usaha, harus berani mengambil kesempatan sekecil mungkin. Memang sulit mendapatkan modal yang besar dalam waktu yang singkat. Sebelum mencari modal ke luar, ada baiknya jika menggunakan tabungan pribadi apabila memiliki dan mencukupi. Tidak ada salahnya jika menggunakan uang tabungan sebagai modal awal apabila mencukupi.
Ada kelebihan dan kekurangan bila menggunakan tabungan pribadi sebagai modal awal. Kelebihan yang akan didapat sebagai pemodal tunggal, antara lain dapat mengelola usaha secara maksimal seorang diri. Disamping itu, keputusan-keputusan yang diambil akan menjadi tanggung jawab pribadi tanpa menimbulkan pertentangan dan laba yang akan didapat menjadi milik sepenuhnya tanpa perlu dibagi dengan orang lain. Kekurangan saat menjadi pemodal tunggal ialah saat terjadi masalah bisnis, harus menyelesaikanya seseorang diri. Begitu juga beban kerugian yang harus ditanggung. Dalam hal modal, jika tidak berhati-hati dalam pengelolaannya, akan mengalami kerugian besar saat bisnis jatuh.

·         Patungan dengan Teman
Membuka usaha dengan rekan sama dengan membagi modal, tanggung jawab, dan risiko. Dengan modal awal yang ditanggung bersama maka beban akan ditanggung bersama pula. Risiko yang diterima juga lebih sedikit karena dengan bekerja sama dapat memecahkan permasalahan yang muncul bersama-sama. Karena semuanya ditanggung bersama, dari awal perlu menekankan kepercayaan dan kejujuran agar ke depannya tidak terjadi kesalah pahaman yang berakibat hancurnya usaha.
Berbisnis bersama teman memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya adalah keputusan maupun permasalahan yang timbul dapat diselesaikan secara bersama. Akan tetapi, pada saat terjadi pertentangan pendapat apalagi apabila masing-masing berpendirian kuat atau keras kepala, akan susah mencari solusi permasalahan dan pemecahannya. Kelebihan dari system rekanan ini adalah saat keputusan maupun permasalahan yang timbul dapat diselesaikan secara bersama.
·         Menjual atau Gadai Barang
Solusi lain untuk mencari modal adalah dengan menjual atau menggadai barang-barang yang dimiliki. Barang-barang yang dapat digadai atau dijual itu biasanya merupakan barang berharga, seperti emas, mobil, atau rumah.
Menggadai atau menjual barang memang memiliki keuntungan, salah satunya akan mendapatkan modal yang dibutuhkan dengan cepat. Gadai juga memiliki kelemahan yaitu jumlah dana yang didapatkan terbatas dengan waktu peminjaman yang cukup singkat. Sedangkan kelemahan menjual barang adalah kegunaan barang tersebut yang suatu waktu bisa dipakai lagi
2.3      Tips Memulai Bisnis Pakaian Dengan Modal Kecil
Bisnis pakaian adalah salah satu dari tiga bisnis yang tidak akan pernah surut karena merupakan kebutuhan pokok manusia yaitu sandang (pakaian), pangan (makanan), dan papan (properti). Peluang pasar dari bisnis pakaian masih sangat luas dan potensial untuk dimaksimalkan. Tingginya persaingan di bisnis pakaian dan masalah modal sering menjadi kendala bagi seseorang dengan modal minim untuk memulai bisnis pakaian.
Sudah menjadi hukum alam bahwa sesuatu yang menarik dan potensial akan banyak orang yang terjun didalamnya, seperti halnya bisnis pakaian ini. Salah satu cara memenangkan pesaingan adalah dengan membangun brand / merek produk yang kuat. Dalam kenyataannya, membangun merek ini membutuhkan proses yang panjang dan modal yang besar. Hal ini tentu tidak cocok bagi pemula dengan modal uang yang minim. Akhirnya banyak pemula dengan modal minim yang akhirnya bangkrut dan menutup usahanya karena tidak bisa bersaing atau karena kehabisan modal di tengah jalan.
Langkah – langkah  Memulai Bisnis Pakaian Dengan Modal Kecil
Berikut ini adalah langkah-langkah saya memulai bisnis pakaian, akan saya jelaskan secara detail tiap tahapannya agar anda mudah memahami dan mempraktikannya.
·         Mulailah Dengan Menjadi Reseller atau Dropshipper Pakaian
Dengan keterbatasan modal yang kita miliki, tidak perlu kita memaksakan untuk produksi sendiri atau membeli banyak stok pakaian. Sebagai pemula, yang perlu anda lakukan adalah belajar sampai mahir di pemasaran pakaian.  Jadi masalah produksi dan urusan stok produk dalam tahap ini anda lupakan dulu. Fokuslah kepada keahlian anda untuk memasarkan produk.
2.4    STRATEGI PENJUALAN BUSANA MUSLIM
Dewasa ini sudah semakin banyak produsen atau penghasil busana muslim, Baik skala pabrik maupun skala perumahan. Hal ini menyebabkan adanya persaingan yang ketat antar produsen dalam mengambil hati konsumen busana muslim yang ada.
Untuk mengantisipasi persaingan dalam hal perkembangan busana muslim dipasaran, produsen selalu menawarkan perkembangan mode busana muslim yang berupa ide inovatif dalam hal tersebut. Selain menawarkan model-model yang selalu baru, Produsen juga menawarkan pelayanan yang dipandang akan bisa menarik calon pembeli berbelanja produk yang dijualanya.
Dalam hal ini produsen selalu melakukan pengembangan-pengembanga ide dalam strategi dan cara pemasarannya. Hal ini dilkaukan untuk memberikan kemudahan kepada pembeli dalam memperoleh produk dan pelayanan yang diperlukan.
Pada waktu-waktu dulu, Mungkin penjualan produk busana muslim cenderung diarahkan saluran distribusi berupa toko-toko fashion maupun toko-toko yang khusus menjualan produk baju muslim. Jadi untuk mendapatkan produk yang diinginkan, Seorang pembeli harus datang ketoko untuk memilih dan kemudan membayar produk yang dibelinya.
Namun untuk beberapa waktu yang lalu, Sudah terjadi perkembangan pemikiran dari produsen dalam memasarkan produknya, Selain melalui saluran distribusi toko, Juga melakukan pendistribusian produk melalui keagenan  penjualan busana muslim, Masuk keperusahaan MLM dan via online.
Melalui keagenan busana muslim
Untuk saluran distribusi keagenan busana muslim memang agak berbeda jika dibandingkan dengan saluran distribusi toko. Hal ini bisa dilihat berdasarkan beberapa cara dari sistem keagenan dalam menjual. Selain itu, Biasanya seorang agen mengoperasikan penjualannya dari rumah, Baik dalam menyimpan barang maupun dalam melayani pembeli.
Melalui perusahaan MLM
MLM yang merupaka singkatan dari Multy Level Marketing, Saluran distribusi ini memberikan suatu cara yang sangat berbeda dari saluran distribusi yang lain, Karena disini, Semua orang bisa menjual dan memperoleh penhasilan. Dan belanja dari member akan menjadi modal untuk malakukan usaha.
Menjual dengan cara online
Seiring berkembangnya tehnologi saat ini, Munculnya internet memberikan perubahan yang sangat besar bagi para produsen maupun saluran distribusinya, Sampai-sampai ada yang menawarkan usaha jualan busana muslim tanpa modal atau tanpa harus melakukan stok produk. Dalam usaha penjualan online ini sudah menjadi trend. Dengan kemampuan menggunakan internet, Seseorang bisa mendapatkan penghasilan walaupun tidak punya modal barang.
2.5      Kiat Sukses Usaha Baju Muslim dan Busana Muslimah
Untuk memulai usaha busana muslim ini, anda pertimbangkan terlebih dahulu beberapa hal di bawah ini agar usaha anda cepat berkembang:
Pangsa pasar
Anda harus mengetahui seberapa besar pangsa pasar busana muslim yang akan anda jalankan. Bila anda yakin busana muslim tersebut bisa menguasai pangsa pasar, maka inilah peluang terbaik bagi anda namun bila pangsa pasar kurang menguntungkan anda harus memikirkan lagi tentang rencara bisnis ini.
Konsumen
Peminat atau pemakai busana muslim bukan hanya dari kalangan remaja atau orang dewasa, namun anak kecil pun juga menyukai busana muslim. Usaha busana muslim yang akan anda kelola harus bisa menentukan siapa yang akan menjadi konsumen anda jangka panjangnya. Pilihlah peminat busana muslim yang paling banyak sehingga anda bisa memilih target penjualan anda.
Lokasi pemasaran
Sebelum anda membuka usaha baju muslim, anda bisa memilih lokasi yang akan menjadi outlet anda. Pilihlah lokasi yang sering dikunjungi orang, mudah dijangkau, dan strategis.
Lokasi ini bisa dekat pasar, tempat perbelanjaan umum, dan lokasi yang sering dilalui orang. Jika anda memilih rumah sebagai lokasi penjualan baju muslim tersebut, hal ini bisa-bisa saja asalkan rumah anda dekat dan mudah dilihat banyak orang. Jika rumah anda jauh dari jangkauan orang, promosi lainnya yang bisa menbantu penjualan anda.
Model busana muslim
Anda bisa memilih model busana muslim yang akan anda jual dengan desain yang berbeda dan tidak ada di toko baju lainnya. Kelebihan lainnya jika anda memiliki kemampuan mendesain baju, anda bisa membuat baju muslim dengan desain anda sendiri. Biasanya desain baju muslim yang unik banyak diminati orang.
Kalau model baju muslim sama dengan model baju muslim di toko lainnya, konsumen akan memilih toko lain dengan harga yang lebih murah.
Promosi
Anda memiliki usaha baju muslim tentu saja anda menginginkan banyak konsumen, Bagaimana anda mendapatkan banyak konsumen dengan cepat? Promosi adalah cara anda untuk mendapatkan konsumen agar mau membeli produk anda. Promosi ini bisa melalui pameran atau dengan pemberian diskon kepada konsumen.
Pemberian diskon ini merupakan promosi langsung kepada mereka agar mereka mau membeli produk anda. Selain promosi langsung anda juga bisa memanfaatkan internet untuk berpromosi.

BAB III
ANALISIS

3.1 Kesimpulan
Busana muslim merupakan kebutuhan sandang manusia. busana muslim dipakai oleh perempuan yang menggunakan jilbab. Berbisnis busana muslim iti harus diperhatikan modal, lokasi dan pemasaran, serta promosi dan pemasaran.
Bisnis merupakan keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan.
Modal merupakan syarat utama untuk berbisnis dan modal itu ada 3 macam, yaitu modal investasi awal, modal kerja, modal operasional. Lokasi dan tempat usaha juga penting, karena akan berpengaruh terhadap keuntungan yang diperoleh dan daya beli masyarakat. Pemasaran dan promosi yang baik mempengaruhi dan mendukung keberhasilan bisnis.
3.2 Saran
Makalah dengan judul “Bisnis Busana Muslim” masih  banyak kekurangan, kepada pembaca penulis mohon kritik dan saran . Tak ada gading yang tak retak, begitu juga dengan makalah ini yang jauh dari kesempurnaan. Maka dari itu, kritik dan saran sangat membantu penulis dalam mencapai tujuan yang lebih baik.

BAB IV
REFERENSI


1996. Diktat Pengantar Bisnis. Gunadarma : Jakarta. DH Basu Swastha DR. 1998. Pengantar Bisnis Modern. Liberty : Yogyakarta. Solihin Ismail. 2006 .Pengantar Bisnis. Prenada Media : Jakarta http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis

Monday, 5 October 2015

Pengertian Bisnis

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Perilaku remaja yang bersikap lebih condong ke arah hedonisme daripada menghasilkan sesuatu yang lebih berguna bagi diri sendiri. Para remaja yang lebih bersikap konsumtif daripada melihat peluang yang ada pada keterbukaan. Sikap acuh tak acuh dan kehendak untuk berimajinasi untuk melihat peluang yang ada. Sikap bekerja pada orang lain daripada bekerja untuk diri sendiri terlihat pada remaja masa kini.
B.        Rumusan Masalah
Untuk berbelok dari sikap konsumtif, sikap karyawanisme, hedonisme, dan sikap acuh tak acuh para remaja berpeluang untuk membuka bisnis. Berikut langkah awal untuk berbisnis :
1.      Apa pengertian dari bisnis?
2.      Apa sajakah jenis-jenis bisnis itu?
3.      Apa tujuan kebijakan bisnis?
4.      Apa sajakah kebijakan dari berbisnis?
5.      Mengapa perlu untuk belajar bisnis?
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Bisnis
Menurut William Spregal, bisnis adalah segala aktivitas yang berkaitan dengan produksi dan penjualan barang-barang ataupun jasa dapat diklasifikasikan dalam aktivitas-aktivitas bisnis.
Menurut Urwick dan hunt, bisnis adalah segala perusahaan yang membuat, mendistribusikan, ataupun menyediakan segala barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh anggota masyarakat lainnya serta bersedia dan mampu untuk membeli atau membayarnya.
Menurut Prof. Owen, bisnis adalah sebuah perusahaan yang berhubungan dengan produksi dan distribusi barang-barang untuk dijual ke pasaran ataupun memberikan harga pada setiap jasanya.
Jadi, kesimpulan menurut saya pribadi bahwa bisnis adalah segala aktivitas yang berhubungan dengan produksi sebagai penyediaan dan pendistribusian segala barang ataupun jasa yang ditawarkan ke pasaran kepada masyarakat untuk membeli atau membayar.



B.     Jenis-jenis Bisnis
1.      Bisnis Rumahan
Bisnis ini biasanya dikelola oleh satu orang atau satu kelompok yang dalam proses produksi dan manajemennya hanya dilakukan di rumah dan bukan gedung besar atau lokasi lainnya.
Contoh : Pengrajin batik atau Pengrajin keramik.
2.      Bisnis Online
Bisnis ini dikerjakan tanpa pertemuan langsung antara penjual dan pembeli. Kegiatan pemasarannya hanya dilakukan lewat media online dan tidak diperkenalkan langsung atau secara kasat mata.
3.      Bisnis Waralaba
Bisnis yang adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan.
C.     Tujuan Kebijakan Bisnis
Tujuan kebijakan bisnis dibagi menjadi empat, yaitu :
1.      Melindungi Usaha Kecil dan Menengah
Kebijakan bisnis dibuat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena mayoritas bisnis di negara kita ini di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna untuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah untuk usaha. Padahal justru usaha kecil ini yang perlu dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih besar dan mempunyai daya saing.
2.      Melindungi Lingkungan Hidup Sekitarnya
Melakukan bisnis atau usaha di negara kita ini memiliki aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut antara lain adalah bertujuan untuk tidak merusak atau memberi dampak negatif kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut. Tidak dibenarkan jika membuang limbah ke tempat yang di manfaatkan oleh penduduk sekitar, seperti sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan meminimalisasikan dampak negatif yang nantinya akan berimbas kepada penduduk dan lingkungan hidup sekitarnya.
3.      Melindungi Konsumen
Bisnis yang baik adalah usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja yang perlu dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan karena mengonsumsi barang atau jasa yang di produksi dari para pebisnis tersebut. Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayanannyapun harus prima. Jika konsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan untuk bekerja sama kembali.
4.      Pendapatan Pemerintah
Banyaknya bisnis yang beroperasi di negara kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi negara kita juga. Bisnis yang beroperasi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering kita sebut dengan Devisa. Semakin banyak untung atau laba yang diperoleh suatu usaha bisnis, semakin besar pula ia harus membayar pajak negara, demikian juga sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah di negara kita ini. Namun, sering terjadi penyelewengan terhadap uang yang seharusnya menjadi hak rakyat ini (korupsi).
ANALISIS
Sekarang, alasan apa yang membuat kita harus belajar berbisnis? Sebagai seorang remaja kiranya kita dapat belajar berbisnis. Seperti latar belakang yang telah disebutkan, kita tidak hanya bersikap konsumtif namun dapat menciptakan peluang. Sebagaimana kita berbalik arah dari konsumen menjadi seorang produsen. Sebagai kaum muda, kita dapat memikirkan prospek bisnis yang akan dijalani untuk jangka waktu yang masih tidak terlalu mepet. Berbagai keuntungan dari berbisnis juga sangat terlihat. Dimulai dari keuntungan yang didapat dari berbisnis, menambah pertumbuhan ekonomi dimana akan berdampak pada kurangnya pengangguran apabila lapangan pekerjaan sebanding dengan tenaga kerja yang tersedia. Hal tersebut dapat menstabilkan perekonomian baik tingkat mikro maupun makro.
Untuk memulai sebuah bisnis, kiranya kita mempelajari dasar-dasar berbisnis. Seperti yang dijelaskan sebelumnya dalam teori yang sudah dijelaskan. Dimulai dari definisi dari bisnis itu sendiri, jenis bisnis apakah yang kiranya cocok dengan keadaan dan kemampuan kita, prospek dari jenis bisnis yang akan kita ambil. Selain itu, aspek-aspek dari kebijakan bisnis dapat menjadi acuan bagi para pebisnis agar tetap disiplin dan menjalankan kaedah yang ada.
Akhir kata, sekiranya sebagai kaum muda harus membuka peluang dan kreativitas selama waktu berkarir kita masih panjang. Dapat dimulai dari bisnis yang tidak terlalu besar. Ubah paradigma dari sikap konsumtif menjadi seorang produsen.
REFERENSI